DEFINISI :
The sum total of all the assumptions that we hold about life which forms our view of reality. Kumpulan dari seluruh asumsi-asumsi yang membentuk pandangan kita atas realitas (Darrow Miller)
A personal worldview is a combination of all you believe to be true, and what you believe becomes the driving force behind every emotion, decision and action. Kombinasi dari segala sesuatu yang kita percayai sebagai hal yang benar, dan ini akan menjadi kekuatan atau pendorong di balik semua emosi, keputusan, dan tindakan kita. (Del Tackett)
World view bisa berbicara mengenai seorang pribadi dalam memandang sesuatu atau pemahaman yang diyakininya berdasarkan beberapa faktor yang mendasari pribadi tersebut selama masa hidupnya, dan hal itu muncul atau terwujud dari apa yang kita lihat seperti perilaku/tingkah lakunya, yang kita dengar seperti apa yang pribadi ini ucapkan/perkataannya dan hal demikian hanya sebagian dari sekian banyak hal yang menyebabkan mengpa seorang pribadi dapat melakukan hal demikian.
Sebagai contoh kasus :
Katakanlah wanita ini bernama X (bukan nama sebenarnya) ia berperilaku nampaknya sangat baik, ramah, dan tidak sulit untuk bergaul tetapi ada hal yang aneh dari diri si X, ia sangat sulit bergaul dengan lawan jenis khususnya secara akrab bahkan kecenderungannya antipasti dengan makhluk yang berjenis kelamin “Pria”, singkat cerita wanita ini memiliki masa lalu dan pengalaman yang pahit dimasa kecilnya, ia mengalami kondisi dimana ayahnya didapati tidak berfungsi secara tepat maksudnya ayahnya tidak memberikan kasih sayang yang utuh terhadap anaknya, melainkan kekerasanlah yang sering ia lihat dalam keluarganya. Ayah yang selalu bertengkar dan memukul ibunya, sehingga anak ini memiliki pandangan/persepsi bahwa semua pria/laki-laki memiliki tabiat/sikap yang sama. Dan tanpa sadar ini menjadi world view wanita ini dalam memandang seorang pria/laki-laki…..
Dari kisah singkat diatas maka saat kita berbicara mengenai “World View” tidaklah mudah tapi tidak mustahil kita untuk memahaminya, mengapa????
Karena hal itu BISA diubah…mau tahu alasannya??
Tapi sebelum kita membahas mengenai perubahan, mari saya ajak teman-teman semua untuk melihat point-point apa saja yang mendasari setiap kita untuk bisa memahami World View/akar dari persepsi yang muncul dari diri seseorang maupun dalam komunitas..diantaranya sebagi berikut :
* BELIEFS (Keyakinan) à Kepercayaan yang sungguh-sungguh (Kamus bahasa Indonesia). Belief juga berbicara mengenai Informasi yang diterima atau diserap selama masa hidupnya yang masuk dalam alam bawah sadar kita dan hal itu yang menjadi penggerak manusia dalam menjalankan kehidupan, baik hal itu dalam kehidupan yang benar maupun sebaliknya.
* Value (Nilai-nilai) à Keyakinan yang bertahan bahwa cara bertingkah laku tertentu atau keberadaan tertentu lebih baik daripada yang lainnya.
Prinsip, standar atau mutu yang dianggap berfaedah atau yang diinginkan sekali. Nilai biasanya mendorong tingkah laku dan berkaitan langsung dengan kepuasan atau pemenuhan hidup atau kerja. (Indo-Lead)
* Choices (Pilihan) àupaya yang dapat diakukan (Artikata.com)
Dalam hal ini membahas bahwa dalam kehidupan yang dialami setiap harinya semua bersifat pilihan dan pilihan2 itu harus diputuskan berdasarkan tujuan, situasi/kondisi bahkan pada fungsinya. dan pada saat memilih point-point sebelumnyalah yang mendasari pilihan tersebut.
* Behavior (Perilaku) à menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah tanggapan atau reaksi individu yang terwujud digerakan (sikap) tidak saja badan atau ucapan, dan perilaku itu dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi dan lainnya. (Wikipedia.org)
* Consequences (konsekuensi) à akibat (kamus b.Indonesia). akibat yang ditimbulkan dari “world view” yang dimiliki oleh orang tersebut. Baik dalam hal positif maupun negative..
Kembali kepada pertanyaan yang saya ajukan diawal, apakah “world View” seseorang dapat berubah???
Jawabannya adalah BISA…wahh sangat menarik yah…!!
Karena saya pribadi mengalaminya dan saya akui secara pribadi bahwa butuh proses dan waktu yang terbilang tidak singkat, butuh kesabaran..tetapi bagaimana caranya setiap kita bisa alami hal ini…saya akan berbagi dengan kalian…
:0 Hal dasar dan pertama yang harus dimiliki yaitu KETERBUKAAN..
Mengapa? Karena Keterbukaan adalah awal dari pemulihan, saat ada dorongan yang terus mendesak dalam diri kita untuk bisa mengalami perubahan maka kita harus lakukan hal ini, terbuka pada keyakinan yang benar dan terbuka kepada orang-orang yang dapat dipercaya serta adanya keterbukaan dalam pola pikir/paradigma terhadap kebenaran/keyakinan yang baru.
:o memiliki FILTER dalam diri kita. Hal ini dimaksudkan bahwa setiap apa yang kita terima perlu untuk disaring. Karena ada hal-hal yang menurut kita baik tetapi belum tentu benar dan bersifat membangun untuk terjadinya perubahan.
;0 perLu adanya sikap yang mau untuk terus BELAJAR dan tidak Cepat PUAS..
:0 Milikilah banyak KOMUNITAS, jaringan atau kumpulan orang-orang yang memiliki PASSION yang benar..yang memotivasi kita untuk melihat banyak segi kehidupan dari orang-orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
:0 jangan melihat HASIL, tetapi nikmatilah PROSESnya…karena kalau kita terus memandang pada HASIL, kecenderungannya akan kecewa dan ketidaksabaranlah yang mendominan. Tetapi bila sebaliknya maka setahap demi setahap kemajuan yang kita alami menjadi lebih bermakna untuk dirasakan.
Beberapa cara yang sudah saya bagikan diatas adalah sebagian dari sekian banyak cara yang bisa kalian lakukan..tapi yakinilah bahwa saat ada kerinduan dalam hati kita pribadi untuk berubah maka terjadilah demikian. Kuncinya : TAAT, SETIA, KONSISTEN, dan KONTINUITAS (Berkelanjutan)…



